news


FIBERSTAR PERKUAT JARINGAN FIBER OPTIK DI BALI


18 Desember 2018, Jakarta - FiberStar sebagai perusahaan penyedia jasa infrastruktur kabel optik di Indonesia senantiasa berupaya untuk memberikan layanan terbaik kepada konsumen juga masyarakat. FiberStar yang telah berdiri dari tahun 2014 lalu, secara konnsisten terus mendukung upaya pemerintah memeratakan literasi digital di Indonesia. Hal ini terlihat dari pengembangan jaringan FiberStar yang tidak hanya berpusat di kota-kota besar seperti Jakarta saja namun juga hingga ke wilayah tingkat dua dan seterusnya. Di Provinsi Bali contohnya, pengembangan jaringan tidak hanya dipusatkan pada pusat kota seperti Denpasar namun dapat ditemui juga hingga ke wilayah kecil lainnya.

"Melihat potensi di Bali yang cukup besar terutama dalam pemanfaatan dan pengembangan FiberStar ke depannya, kami berkomitmen untuk melayani kebutuhan infrastruktur fiber optik untuk destinasi wisata strategis serta siap melayani kebutuhan pemerintah daerah dalam mengembangkan smart city di Bali", tutur Rossi Aprianti, Corporate Communication FiberStar.

"Untuk rencana FiberStar satu hingga dua tahun ke depan kami akan memperluas jaringan ke beberapa kota maupun kabupaten yang baru di Provinsi Bali, seperti Kota Klungkung ,Karangasem, dan Singaraja. Sedangkan untuk rencana jangka panjangnya, tentu saja kami bercita-cita membangun backbone mengelilingi pulau Bali", tutur Pahala Tua Sigalingging, FiberStar Sub-Region Bali Department Head.

Dikatakannya juga untuk total panjang jaringan FiberStar saat ini di Provinsi Bali sudah mencapai lebih dari 1.500 Km. Penambahan jaringan fiber optik ini merupakan salah satu langkah FiberStar untuk terus memperluas jangkauan area di Indonesia. Selain menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan jaringan di Kota Bali lewat ekspansi jaringan ke daerah-daerah kecil, FiberStar juga bekerjasama dengan CBN dan Google menghadirkan Google Station di 33 lokasi di Kota Bali dan direncanakan akan terus bertambah. Google Station seperti yang sudah diketahui merupakan sebuah fasilitas wi-fi publik gratis yang tersebar di sejumlah tempat umum seperti rumah sakit, alun-alun Kota, lembaga pendidikan (universitas, sekolah, dll) , hingga taman Kota. Hadirnya fasilitas seperti Google Station ini, sekaligus menjadi sebuah bentuk dukungan untuk perkembangan gaya hidup digital yang tentunya membutuhkan konektivitas cepat dan stabil.

Coverage area saat ini di Provinsi Bali telah meliputi lima wilayah besar di Bali yaitu Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan, dan Kabupaten Gianyar. Termasuk diantaranya area Nusa Dua yang meliputi Benoa, Jimbaran, Uluwatu hingga Ungasan. "Bali merupakan salah satu wilayah dengan potensi wisata yang sangat besar di Indonesia, dengan berkembangnya bisnis pariwisata yang pesat di Bali juga tentunya membutuhkan sebuah infrastruktur teknologi yang mumpuni yang dapat memudahkan masyarakat", tambah Pahala. Untuk keseluruhan kota di Indonesia sendiri, FiberStar dapat ditemukan di 90 kota di pulau Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Diungkapkannya, kebutuhan warga Bali akan koneksi internet yang berkualitas terus meningkat dari tahun ke tahun, didukung juga oleh perkembangan industri pariwisata Bali yang signifikan. Diharapkan keseluruhan target baik jangka pendek dan jangka panjang dapat direalisasikan agar terciptanya masyarakat digital yang dapat mendukung pembangunan nasional ke depannya.