news


FiberStar Menghadirkan Jaringan dengan Kecepatan 1Gbps untuk Memenuhi Kebutuhan Konektivitas di Medan

Perluasan jaringan kabel fiber optic di Medan telah siap di beberapa wilayah komersial dan hunian, yang akan memungkinkan masyarakat untuk menikmati layanan internet ultra cepat 1Gbps tanpa gangguan.


Kamis, 23 Juni 2016

Jakarta, Indonesia: Medan sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi ekonomi yang baik, menjadi salah satu kota sasaran FiberStar dalam penggelaran kabel fiber opticnya. Hal ini dilakukan sebagai salah satu perwujudan komitmen dari FiberStar dalam menyediakan sarana untuk mendukung rencana pemerintah dalam mempercepat adopsi ICT untuk meningkatkan ekonomi di daerah-daerah di seluruh pelosok Indonesia.

Penggelaran kabel fiber optik ini untuk mendukung ketersediaan jaringan dengan kecepatan hingga 1Gbps yang akan meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam mengakses internet kecepatan tinggi tanpa gangguan. Area yang telah terpasang oleh kabel fiber optik tersebut antara lain Apartemen Hermes Residence, CBD Polonia, Mutiara Palace & Mutiara Residence, Taman Puri Hijau dan Komplek Menara Mas.

Konsep dari perusahaan kami adalah Net Neutrality, dimana semua perusahaan penyedia layanan internet, layanan televisi berbayar dan layanan telekomunikasi dapat menggunakan jaringan fiber optic kami.

Ade Roy, Head of West Region PT Mega Akses Persada (FiberStar), mengatakan "Jaringan untuk mendukung paket internet sampai dengan 1Gbps adalah sesuatu yang baru dan FiberStar merupakan pelopor dalam penyedia jaringan internet ultra cepat di Medan. Dan animo masyarakat sangat baik, bahkan tertarik mengetahui lebih lanjut seberapa cepat internet 1 Gbps ini", pungkasnya.

Thomas Dragono, Commercial Director PT Mega Akses Persada (FiberStar), mengatakan "Kami mengundang para developer untuk dapat segera mengadopsi Fiber Optic sebagai kebutuhan jaringan utilitas di dalam kawasan pengembangan. Kehadiran jaringan Fiber Optic ini dipercaya dapat memberikan nilai tambah kawasan di tengah maraknya persaingan pasar properti dan tentunya menambah kenyamanan para investor sekaligus calon penghuni lokasi tersebut."

Thomas pun menguraikan lebih lanjut mengenai nilai tambah berupa konsep Smart City, "Jaringan Fiber Optic dipercaya merupakan teknologi fundamental yang akan membentuk suatu kawasan menjadi kawasan “Smart City” yang terintegrasi. Sehingga bersama-sama kita dapat memberikan layanan bernilai dan berkelas bagi masyarakat luas, dalam hal penerapan ICT, khususnya di Kota Medan, Sumatera Utara."